Nasrul Aziz Terpilih Aklamasi, Dinamika Perjuangan Warnai Mubes IKAILKA UNIB

Bengkulu — Proses pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Kelautan Universitas Bengkulu (IKAILKA UNIB) tidak sekadar menjadi agenda formal tahunan, tetapi juga mencerminkan dinamika perjuangan, aspirasi, dan harapan para alumni dalam menentukan arah organisasi ke depan.

Dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar pada Minggu (26/4/2026), Nasrul Aziz akhirnya terpilih secara aklamasi setelah melalui rangkaian proses musyawarah yang intens dan penuh pertimbangan.

Sidang pleno pemilihan berlangsung dengan suasana demokratis, dihadiri perwakilan alumni lintas angkatan yang membawa beragam pandangan dan kepentingan. Sejak awal forum, sejumlah nama sempat mengemuka sebagai kandidat potensial.

Namun, diskusi yang berkembang menunjukkan adanya keinginan kuat untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen alumni serta menjawab tantangan sektor kelautan yang semakin kompleks.

Melalui proses dialog yang terbuka dan penuh argumentasi, peserta Mubes menimbang rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta kontribusi nyata masing-masing figur. Dinamika tersebut menjadi bagian dari “perjuangan kolektif” alumni dalam mencari sosok pemimpin yang tidak hanya representatif, tetapi juga visioner.

Hingga akhirnya, forum mencapai titik temu. Seluruh peserta secara bulat menyepakati penetapan Nasrul Aziz sebagai Ketua Umum melalui mekanisme aklamasi—sebuah keputusan yang mencerminkan soliditas sekaligus hasil dari proses panjang penyatuan visi.

Ketua Pelaksana Mubes, Hendra Saktiawan memimpin jalannya musyawarah

Dalam pidato perdananya, Nasrul Aziz menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang lahir dari proses kebersamaan, bukan sekadar kemenangan individu.

“Kepercayaan ini adalah hasil dari perjuangan bersama. Saya mengajak seluruh alumni untuk terus bersatu, memperkuat organisasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Mubes, Hendra Saktiawan, menilai keputusan aklamasi menjadi simbol kematangan organisasi. Menurutnya, perbedaan pandangan yang muncul selama forum justru memperkaya proses demokrasi sebelum akhirnya bermuara pada kesepakatan bersama.

“Ini bukan proses yang instan. Ada diskusi, ada perbedaan, tetapi semua dilalui dengan semangat musyawarah mufakat hingga melahirkan keputusan yang diterima semua pihak,” ungkapnya.

Dengan terpilihnya Nasrul Aziz, IKAILKA UNIB kini dihadapkan pada tantangan baru untuk menerjemahkan semangat persatuan tersebut ke dalam langkah konkret.

Harapan besar disematkan agar organisasi ini semakin kuat sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi alumni, sekaligus mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan kelautan yang berkelanjutan di tingkat regional maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *